Thursday, May 3, 2018

Kenapa Saya 5 kali Trading Forex Selalu Loss Terus kena Margin Call


Denial Trader. Saya dapet istilah ini dari temen-temen trader, lalu saya tanya, "apa itu denial trader?".

Jawabnya adalah: Trader yang sudah profit di salah satu trend terus ketika trend berubah dia tidak
bisa terima kalau trend sudah berubah, makanya kita butuh indikator baik teknikal maupun fundamental untuk melihat lebih objektif, walaupun akurasi indikator itu tidak akan pernah 100%, namun cukup memberikan kita pandangan objektif tentang kondisi terkini suatu pair.

Ciri-ciri anda sudah terkena penyakit denial trader:
  1. Terhipnotis dengan harapan reversal tanpa didukung data sehingga floating loss nya melebihi 10% equity, 10% itu rumusan floating loss ala saya, jika melebihi 10% saya akan cutloss beberapa posisi sehingga floating loss kembali ke nilai 10%
  2. Overtrading dan overmikir, tapi yang dipikirin bukan trend sekarang, tapi trend ketika dia masih proft, gagal move on bahasa anak kininya
  3. Bertekad untuk bertahan sampai titik darah penghabisan, dalam benaknya sudah tertanam prinsip "mau MC MC lah peduli setan", padahal mereka tidak tahu, kalau kalender masehi itu punya 365 hari, hanya denial (penolakan) terhadap trend yang berlangsung singkat, anda melupakan kalau 1 tahun itu 365 hari, dengan sisa equity $5 anda bisa merebut kembali kekalahan anda hari ini, loss itu biasa asal jangan bangkrut (MC) saja.
  4. Selalu memantau time frame yang menurutnya cocok dengan pemikirannya (subjektif) dan mengabaikan fakta-fakta yang ada, padahal setiap time frame memiliki trend yang berbeda-beda.
  5. Mulai melanggar pakem-pakem trading yang dibuat sendiri, artinya mulai tidak konsisten dan tidak disiplin.
  6. Mulai nyalah-nyalahin broker.

Jika ciri-ciri diatas sudah ada pada anda, sebaiknya hedging dulu, jauhi chart, istirahatlah sejenak baru kembali lagi, ini mencegah Anda masuk pada tahap expert denial trader yaitu "ngomong-ngomong sendiri/atau ngomong sama kucing".

heheheheh, dulu saya selalu begitu, MC ke 5 membuat saya mulai mikir, strategy apapun yang anda gunakan jika mental anda masih subjektif, tetap saja akan gagal, dalam trading mental dan money managament itu posisinya no.1, strategy dan charting itu no sekian.

Panjang kali lebar lah saya nih ngejelasin, tapi ini semata-mata hanya untuk sharing pemahaman bahwasanya TRADING itu bukan JUDI dan juga bukan mekanisme untuk CEPAT KAYA. Saya mulai trading 2009 dengan modal $5 di marketiva (MC), $5 di FBS (MC) , $200 di Instaforex (MC), $500 di etoro (MC), $1000 di FXCM (MC).

Dari ke semua MC yang saya peroleh saya mengambil kesimpulan, saya kalah dalam disiplin dan komitment terhadap strategi dan skenario yang saya buat sendiri, 2014 saya mulai merubah disiplin dan memanagement emosi, alhasil broker2 masih setia setor ke saya setiap 6 bulan sekali, heheheheh.

TRADING bukan masalah modal, tapi masalah disiplin dan mentalitas, awali dengan bismillah, akhiri dengan alhamdulillah.

Happy trading.

No comments:

Post a Comment

Cari di Blog ini

Artikel Lainnya

Powered by Blogger.